Kamu dikasih tugas resume jurnal. Buka PDF-nya, ternyata 18 halaman, bahasa Inggris, penuh istilah yang bikin kepala langsung panas. Aku juga pernah di posisi itu, dan jujur, baca dari halaman satu sampai habis itu cara paling lambat.
Kabar baiknya, jurnal ditulis dengan pola yang hampir selalu sama. Begitu kamu hafal polanya, resume bisa kelar jauh lebih cepat.
Mulai dari abstrak, bukan dari awal
Abstrak itu ringkasan resmi dari penulisnya sendiri. Baca dulu, terus tanya ke diri sendiri tiga hal: penelitian ini soal apa, dilakukan pakai cara apa, hasilnya apa. Tiga jawaban itu sudah jadi kerangka resume kamu.
Lompat ke bagian yang penting
Urutan baca yang biasanya paling hemat waktu:
- Abstrak
- Paragraf terakhir pendahuluan, biasanya tujuan penelitian ditulis di situ
- Hasil dan pembahasan, terutama tabel dan grafiknya
- Kesimpulan
- Metode, baru dibaca detail kalau dosen memang minta
Tinjauan pustaka yang panjang di tengah boleh kamu skip dulu, kecuali diminta khusus.
Catat pakai kata-katamu sendiri
Sambil baca, tulis tiap bagian dalam satu atau dua kalimat tanpa ngintip teksnya. Kalau nggak bisa jelasin tanpa ngintip, berarti belum paham, balik baca bagian itu lagi. Bonusnya, kamu otomatis parafrase, jadi aman dari urusan copy-paste.
Kerangka resume yang aman
- Identitas jurnal: judul, penulis, tahun, nama jurnal
- Latar belakang dan tujuan penelitian
- Metode, singkat aja: siapa respondennya, pakai alat apa
- Hasil utama
- Kesimpulan
- Pendapat kamu (kelebihan dan kekurangan), kalau dosen memintanya
Jebakan yang paling sering kejadian
Resume yang isinya cuma abstrak disalin ulang. Dosen hampir pasti tahu, karena abstrak itu gampang dicari. Minimal tambahkan hasil dan kesimpulan versi kamu.
Satu lagi, jurnal bahasa Inggris nggak harus diterjemahkan kata per kata. Pahami maksudnya, lalu tulis ulang pakai bahasa kamu sendiri. Hasilnya malah lebih enak dibaca.
Kalau tetap nggak sempat
Kadang jurnalnya ada tiga, deadline besok, dan kamu masih ada kelas. Wajar banget. Kirim aja jurnalnya, kita bantu buatin resumenya. Cek layanan bantu tugas kuliah atau hitung estimasi biayanya dulu.
Pertanyaan yang sering muncul
Resume jurnal itu harus berapa halaman?
Tergantung dosen, tapi yang paling sering diminta 1 sampai 2 halaman. Tanya dulu ke dosen atau lihat panduan tugasnya.
Boleh copy abstrak jadi resume?
Jangan. Abstrak gampang dicari dan dosen biasanya langsung sadar. Tambahkan hasil dan kesimpulan pakai kata-katamu sendiri.