Salah satu hal yang bikin fresh graduate galau adalah ini: "Aku kan belum pernah kerja, CV-ku mau diisi apa?" Tenang, banyak kok yang bisa dimasukkan. Yang penting caranya.
HRD biasanya membuka tumpukan CV dengan cepat. Jadi CV yang menang adalah yang rapi, singkat, dan gampang dipindai.
Cukup satu halaman
Untuk fresh graduate, satu halaman itu ideal. Kalau kepanjangan, biasanya ada hal yang sebenarnya tidak relevan dan bisa dibuang.
Urutan isi yang aman
- Identitas dan kontak: nama, nomor HP, email profesional, kota, dan link LinkedIn atau portofolio kalau ada.
- Ringkasan singkat (2 sampai 3 kalimat): kamu lulusan apa, kekuatanmu apa, posisi seperti apa yang kamu cari.
- Pengalaman: magang, proyek, kepanitiaan, organisasi, kerja paruh waktu.
- Pendidikan: kampus, jurusan, tahun, IPK (kalau bagus), plus prestasi.
- Keterampilan: Excel, desain, bahasa asing, dan lainnya, dikelompokkan rapi.
- Sertifikat atau pelatihan yang relevan.
Cara menulis pengalaman organisasi
Jangan cuma menulis "Anggota divisi humas". Tulis apa yang kamu lakukan dan hasilnya, kalau bisa pakai angka.
Kurang menarik: "Membantu acara seminar." Lebih menarik: "Mengoordinasi 15 panitia dan 200 peserta pada seminar nasional, mengelola konfirmasi pembicara dan jadwal acara."
Pakai kata kerja di awal: mengelola, membuat, menyusun, memimpin, meningkatkan.
Sesuaikan dengan lowongan
Baca deskripsi lowongan, lalu naikkan pengalaman dan keterampilan yang paling nyambung. CV yang sama untuk semua lowongan terasa kurang niat, dan sistem penyaring otomatis juga menyaring berdasarkan kata kunci.
Tampilan yang aman
- Satu atau dua jenis font yang bersih, ukuran 10 sampai 12 pt
- Hindari tabel dan kolom rumit kalau lamaran lewat portal online, karena sistem kadang sulit membacanya
- Ruang kosong secukupnya, jangan dijejali
- Simpan sebagai PDF, dengan nama seperti
CV_NamaKamu_Posisi.pdf
Cek terakhir
Baca ulang dari awal sampai akhir. Salah ketik nama perusahaan atau email yang salah itu bisa bikin CV langsung dilewati. Minta satu temen atau kakak tingkat ikut mengecek.
Mau CV-nya didesain?
Kalau isinya sudah ada tapi tampilannya belum meyakinkan, kita bisa rapikan dan desain jadi CV yang bersih dan profesional. Cek layanan desain CV & portofolio.
Pertanyaan yang sering muncul
Perlu pakai foto di CV?
Di Indonesia masih banyak yang pakai, tapi cek dulu ketentuan lowongannya. Kalau memakai, pilih foto formal dengan latar polos.
CV boleh berwarna-warni?
Boleh sedikit aksen warna, tapi jangan berlebihan. Pastikan tetap terbaca kalau dicetak hitam putih.